Buku Agentic UI Design Workflow
Buku tutorial bahasa Indonesia pertama yg nge-cover topik penerapan AI dalam UIUX Design secara holistik.
Panduan buat solo player dan team untuk mengubah design dari POC ke production code tanpa ngorbanin kualitas.
Apa kata pembaca
APAKAH KAMU MERASA
-
Overwhelmed sama tools AI baru yang darderdor tiap minggu, ga tau mana yang worth dipelajarin?
-
Khawatir bakal digantikan karena sekarang non-designer pun udah bisa bikin UI?
-
Dituntut atasan untuk masukin AI ke workflow, tapi ga ada arahan dan ga ada budget training?
-
Solo designer yang ga ada temen diskusi, kerjaan segudang dan butuh bantuan design agent tapi ga pernah berhasil?
-
Bingung mulai dari mana, udah baca puluhan thread Twitter tentang agentic AI, tapi pas mau praktek malah token abis duluan?
-
Muak sama output AI yang ga konsisten, ga sesuai brand, dan kelihatan "AI slop" bgt?
I feel u. Saya pun ngerasain hal yang sama dan kita ga sendiri. Dari 500+ designer yang daftar dan nyobain buku ini, semua punya keresahan yang sama.
Tiap hari ada tools baru.
Figma Make hari ini, Claude Design besok, entah apa lusa. Mau ngikutin satu-satu, capek bgt asli. Tapi perubahan tool itu baru di permukaan aja, yang sebenernya lagi berubah adalah cara kita mendesain di era agentic AI.
Buku ini ngajak kamu pindah ke cara pikir baru, men-challenge convention dan framework lama, memaksa kamu berpikir buat diri kamu sendiri. Biar ga panik lagi tiap ada tools baru, biar ga ngerasa ketinggalan saat industri lagi mencari bentuk barunya.
Buku ini dirancang untuk mendampingi kamu berproses melalui 4 tahapan. Kita mulai dari membangun mindset, lalu belajar menerjemahkan PRD menjadi design brief. Setelah itu, kamu akan masuk ke sesi praktik yang seru: mengeksplorasi desain menggunakan AI baik dari blank canvas maupun mengembangkan varian dari Design System yang sudah ada.
Perjalanan ini ditutup dengan tahap delivery, di mana kamu akan belajar cara mengkonversi Desain Figma ke POC (proof of concept), handoff ke tim developer, hingga Scaling Agentic Design Workflow ke Production Pipeline secara utuh. Setiap tahap yang kamu lewati didesain agar pemahaman dan skill kamu semakin advance.
Buku ini berisikan 40% pondasi pola pikir, 40% workflow kerja, dan 20% real production case study. Semuanya disertai latihan praktek di tiap modul. Ga cuman dapet teori kamu juga bakal ngelakuin banyak practical hands-on.
Saya meracik workflow ini selama 13 bulan terakhir, ngumpulin pelajaran dari 500+ designers dan menyajikannya dengan jujur. Tidak semua eksperimen saya masukin ke buku ini, hanya workflow yang bener2 saya pake sehari-hari, sehingga waktumu ga terbuang ngetes hal yang sudah saya buktiin ga berhasil.
TABLE OF CONTENT
Introduction
- A typical day in the life as a Startup Designer
- Di luar sana, semua sedang “memasak”
Pondasi pola pikir di era AI
- Modul 1: Mindset shift — dari Creator ke Conductor
- Modul 2: Design process baru, beyond Double Diamond
- Modul 3: design.md — bahasa baru antara designer dan AI
Framing & benchmark
- Modul 4: Problem framing & benchmark research
- Modul 5: Translate PRD jadi Design Brief
Use Case 1 — Zero to UI
- Modul 6: Peta fitur Claude, mana buat apa
- Modul 7: Agentic design dari blank canvas
Use Case 2 — Design Iteration at Scale
- Modul 8: Eksplorasi varian dari UI dan DS yang sudah ada
- Modul 9: Claude sebagai Design Critic
Use Case 3 — Convert Figma jadi Production Code
- Modul 10: 4 tingkatan cara, mana yg cocok kapan
- Modul 11: Convert Figma dengan single prompt
- Modul 12: Convert Figma dengan Skills
- Modul 13: Convert Figma dengan Multiple Agents
- Modul 14: Scale up jadi production pipeline
Handoff & scaling
- Modul 15: Handoff hasil vibe coding ke developer
- Modul 16: Membangun Design System dengan AI
- Modul 17: GitHub sync untuk designer
- Modul 18: Deploy ke Cloudflare, live website
- Modul 19: Supabase sebagai database
Cheat Sheet
- Modul 20: Semua prompt, template, checklist dalam 1 halaman
UNTUK SIAPA BUKU DIGITAL INI?
Junior Designer (0-2 tahun pengalaman)
- Yang takut digantiin AI dan butuh skill baru biar tetep relevant
- Yang mau naikin kesempatan di-hire di global market
- Yang baru masuk kerja dan butuh shortcut tanpa kompromi craft
- Yang mau bypass antrian junior lain yang masih stuck di cara lama
Mid-level designer (2-5 tahun pengalaman)
- Yang dituntut dari atas untuk masukin AI tapi ga ada arahan
- Yang capek liat output AI inconsistent dan ga sesuai brand
- Yang mau upgrade dari "pakai AI buat brainstorming" ke "AI sebagai partner eksekusi"
- Yang mau handoff hasil AI nya bisa langsung dipake dev, bukan jadi reference doang
Senior, Lead & Principle designer (5+ tahun pengalaman)
- Yang lagi ngerancang AI adoption strategy buat tim dan org
- Yang butuh vocabulary buat ngajarin tim & stakeholders soal agentic workflow
- Yang udah jalanin agentic workflow tapi belum punya framework yang rapi
- Yang mau own complete workflow dari Figma sampai production code,
- Yang mau ngebangun dan maintain design system pakai AI
Solo designer / Freelancer
- Yang kerja sendirian dan AI jadi "tim" satu-satunya
- Yang harus deliver end-to-end dari research sampai handoff
- Yang butuh efisiensi tanpa kompromi kualitas
- Yang mau bisa scale tanpa nambah headcount
Design Manager / Head of Design
- Yang lagi ngebangun design culture di era AI
- Yang butuh framework buat onboard tim ke agentic workflow
- Yang mau ngerangka KPI yang sesuai dengan cara kerja baru
- Yang butuh material training internal yang udah teruji